Mantan pemain Barcelona di dekade 1990-an, Juan Carlos, menuding selama tiga musim berkiprah di Santiago Bernabeu, pelatih beken asal Portugal, Jose Mourinho, telah merusak reputasi dan citra Real Madrid sebagai salah satu klub paling terkemuka di daratan Eropa dan dunia.
Carlos bermain bersama Los Blaugrana antara periode 1991 dan 1994 , meraih tiga gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions. Setelah dari Camp Nou, Carlos kemudian melanjutkan kariernya bersama Real Valladolid, Atletico Madrid, dan Valencia.
Dalam wawancaranya dengan Sport.es, Juan Carlos yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Valladolid, mengomentari dampak dari eksistensi Mourinho bersama Los Blancos. “Selama Mourinho menjabat, dari sisi penampilannya sebagai pelatih, kami harus melihat rentetan angka. Dan, jika kami melakukannya, keseimbangannya kurang bagus. Dan, lagi, dilihat dari aspek yang lainnya, justru keseimbangannya tambah buruk,” ujarnya.
“Imej Real Madrid sebagai klub benar-benar telah hancur dan rusak, terlepas dari apakah ia benar atau salah dalam menangani satu hal. Lain halnya ketika ia menangani Chelsea dan Inter. Ia melakukan perubahan dan segala sesuatunya berjalan dengan benar. Akan tetapi, di sini, ia lebih banyak melakukan hal negatif ketimbang positif. Thus, ia tidak mampu meraih target yang ia tetapkan,” serang Juan Carlos.












0 komentar