Your Here » » Karyawan Mudah Stres Rentan Terserang Penyakit Jantung

Karyawan Mudah Stres Rentan Terserang Penyakit Jantung


Para peneliti Spanyol telah mempelajari bagaimana kondisi stres di tempat kerja dapat memengaruhi kesehatan jantung seseorang. Hasil dari tes tersebut menemukan kaitan erat antara stres dan dislipidemia.

Para ahli telah mengatakan, selama bertahun-tahun stres emosional terkait dengan risiko kardiovaskular (pembuluh darah), sebagai akibat dari kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, pola makan tidak atau gaya hidup sembarangan serta beberapa faktor lainnya.

Sekarang, sebuah studi yang dilakukan oleh Sociedad de Prevencion de Ibermutuamur, yang bekerja sama dengan para ahli dari Virgen de la Victoria Hospital (Malaga), dan Santiago de Compostela University, Spanyol menganalisa hubungan antara stres di tempat kerja dan kondisi asam lemak tubuh sebagai penanda terjadinya dispidemia.

Penelitian dilakukan pada populasi sampel lebih dari 90.000 pekerja yang menjalani pemeriksaan medis secara umum.

"Para pekerja yang menyatakan bahwa mereka telah mengalami kesulitan dalam menangani pekerjaan selama dua bulan sebelumnya, 8,7 persen dari sampel memiliki risiko lebih tinggi menderita dislipidemia," kata Psikolog Klinis dan Ahli menangani stres yang berhubungan dengan pekerjaan, Carlos Catalina, seperti dikutip ZeeNews, Senin (20/5/2013)

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid (lemak) yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lemak dalam darah. Kelainan fraksi lipid yang paling utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), kenaikan kadar trigliserida serta penurunan kadar HDL(kolesterol baik). Idealnya kadar HDL dalam tubuh harus tinggi dan kadar LDL, TG dan kolesterol total tidak boleh berlebih.

Dislipidemia memicu munculnya serangan jantung, stroke dan penyakit degeneratif lainnya.
Rate this article:
{[['', '']]}
{["Useless", "Boring", "Need more details", "Perfect"]}
Label:
0 Comments
Comments

0 komentar