Pasien yang mengalami kelebihan berat badan lebih sering gonta-ganti dokter dibandingkan pasien dengan bobot tubuh normal.
Para peneliti dari John Hopkins University di Baltimore menemukan bahwa pasien kelebihan berat badan lebih sering gonta-ganti dokter dibanding pasien dengan bobot tubuh normal. Hal ini dikarenakan mereka merasa para dokter selalu menghakimi mereka. Salah satunya dengan selalu mendorong mereka untuk menurunkan berat badan.
Penelitian ini dilakukan pada lebih dari 20.000 pasien yang menunjukkan bahwa kemungkinan untuk gonta-ganti dokter dapat meningkat hingga sebesar 19 persen untuk pasien kelebihan berat badan dan 37 persen untuk pasien obesitas, dibandingkan dengan pasien dengan berat badan normal.
"Jika seseorang merasa tidak puas dengan perawatan medis yang diterimanya dan merasa dirinya dihakimi karena berat badannya, orang itu sebaiknya mencari orang lain yang bisa memenuhi keinginannya," papar Kimberly A. Gudzune, asisten profesor di divisi kedokteran internal umum di Johns Hopkins University School of Medicine, kepada Daily Mail (28/5).
Pada akhirnya, kebanyakan pasien yang mengalami kelebihan berat badan tidak betul-betul menemukan dokter yang bisa membuat mereka nyaman sehingga kerap mencari dokter baru.
Para peneliti dari John Hopkins University di Baltimore menemukan bahwa pasien kelebihan berat badan lebih sering gonta-ganti dokter dibanding pasien dengan bobot tubuh normal. Hal ini dikarenakan mereka merasa para dokter selalu menghakimi mereka. Salah satunya dengan selalu mendorong mereka untuk menurunkan berat badan.
Penelitian ini dilakukan pada lebih dari 20.000 pasien yang menunjukkan bahwa kemungkinan untuk gonta-ganti dokter dapat meningkat hingga sebesar 19 persen untuk pasien kelebihan berat badan dan 37 persen untuk pasien obesitas, dibandingkan dengan pasien dengan berat badan normal.
"Jika seseorang merasa tidak puas dengan perawatan medis yang diterimanya dan merasa dirinya dihakimi karena berat badannya, orang itu sebaiknya mencari orang lain yang bisa memenuhi keinginannya," papar Kimberly A. Gudzune, asisten profesor di divisi kedokteran internal umum di Johns Hopkins University School of Medicine, kepada Daily Mail (28/5).
Pada akhirnya, kebanyakan pasien yang mengalami kelebihan berat badan tidak betul-betul menemukan dokter yang bisa membuat mereka nyaman sehingga kerap mencari dokter baru.












0 komentar