Your Here » » Jika Dibeli Yahoo, Bagaimana Nasib Konten Dewasa di Tumblr

Jika Dibeli Yahoo, Bagaimana Nasib Konten Dewasa di Tumblr


Kabar Yahoo akan membeli layanan blog Tumblr semakin beredar kencang. Dewan Direksi Yahoo bahkan dikabarkan menyetujui penggunaan dana sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 10,7 triliun untuk membeli Tumblr.

Selain dikenal sebagai layanan blog yang tren di kalangan anak muda, ada satu catatan penting yang juga identik dengan Tumblr: konten dewasa. Begitu banyak blog di Tumblr yang dianggap bersinggungan dengan konten dewasa, apalagi di masa awal kehadirannya.

Ada satu hal yang perlu digarisbawahi: Tumblr bukanlah situs porno. Dilansir dari laman All Things Dyang  (21/5/2013), Tumblr mengatur ini di aturan layanan. Tapi aturan yang dibuat perusahaan yang berbasis di New York itu menyesuaikan kultur dan budaya setempat.

"Dari berbagai macam lokasi, budaya, dan latar belakang tentu memiliki sudut pandang sendiri terkait konten dewasa," demikian yang tertulis di aturan itu. Ini berarti suatu blog yang dianggap memiliki konten dewasa di Indonesia tetap dibiarkan muncul, karena konten itu tak dianggap seronok di Belanda, misalnya.

Tentu saja Tumblr memiliki standar sendiri. Banyak konten yang dilarang, antara lain yang terkait bigotryatau fundamentalisme yang terarah pada kebencian dan diskriminasi; penyimpangan seksual; menyiksa diri sendiri; juga konten penyiksaan seperti mutilasi. Bahkan video yang memperlihatkan aktivitas seksual secara eksplisit juga dilarang oleh Tumblr. 

"Kami tak melakukan bisnis untuk mengambil untuk dari video konten dewasa dan menjadi penyedia layanan semacam itu," demikian keterangan Tumblr, yang dikutip dari Bloomberg Businessweek.

Di sisi lain, Yahoo juga punya aturan layanan yang memperingatkan penggunanya untuk menghadirkan konten dewasa. Seperti layanan berbasis user-generated content lain, banyak larangan untuk mem-postkonten seksual secara eksplisit.

Saat ini, Tumblr pun lebih bersikap tegas dan tak lagi permisif seperti dulu. Proporsi konten dewasa jauh berkurang, tentu jika dibandingkan di masa lalu. Tumblr bahkan menutup blog yang tak sesuai dengan aturan layanannya. Dengan melakukan ini, Tumblr memang ingin fokus untuk menggarap pengguna muda yang baru untuk para pengiklan yang juga baru.

Businessweek juga memprediksi Yahoo akan memanfaatkan Tumblr sebagai layanan untuk menjaring iklan. Tentu untuk itu perlu lingkungan yang kondusif dan nyaman bagi semua orang. Pengisi blog dengan konten pornografi bisa jadi akan mencari 'wadah' lain yang lebih sesuai.

Jika Tumblr makin progresif menggaet pengguna muda, tentu kontennya akan menyesuaikan. Dalam hal ini para anak muda tentu lebih senang konten yang ceria, lucu, dan menarik. Seksualitas, tentu menjadi hal yang kurang diminati, meskipun konten sensual diprediksi masih memiliki peminat.
Rate this article:
{[['', '']]}
{["Useless", "Boring", "Need more details", "Perfect"]}
Label:
0 Comments
Comments

0 komentar