Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Windows tidak diragukan lagi masih menjadi sistem operasi nomor satu
dengan menguasai hampir seluruh perangkat komputer dan laptop sampai
saat ini.
OS buatan Microsoft tersebut dikabarkan menguasai 91,51 persen perangkat komputer dan juga laptop di seluruh dunia, berdasarkan laporan data dari Net Applications.
Dilansir Softpedia (1/7), meskipun data tersebut menunjukkan penurunan pangsa pasar Windows sebesar 0,5 persen dari tahun 2012, namun capaian angka 91,51 persen ini jelas masih menunjukkan bagaimana kokohnya Windows di persaingan OS di perangkat komputer.
Keberhasilan Windows ini juga didukung besarnya pangsa pasar dua OS andalan mereka yaitu Windows 7 yang berhasil mendapatkan market share sebesar 44,7 persen dan Windows XP 37,17 persen.
Untuk OS terbaru Windows sendiri, yaitu Windows 8 berhasil memperoleh market share sebesar 5,1 persen, disusul Windows Vista dengan perolehan 4,62 persen.
Sedangkan untuk saingan utama Windows yaitu Mac OS, ternyata masih tertinggal jauh dengan memperoleh market share sebesar 6,6 persen saja.
Meskipun berhasil menjadi OS terpopuler saat ini, namun Windows harus tetap waspada dengan penurunan market share mereka ke depannya seiring dengan makin banyaknya pengguna gadget yang beralih dari perangkat komputer menuju ke perangkat tablet ataupun smartphone.
OS buatan Microsoft tersebut dikabarkan menguasai 91,51 persen perangkat komputer dan juga laptop di seluruh dunia, berdasarkan laporan data dari Net Applications.
Dilansir Softpedia (1/7), meskipun data tersebut menunjukkan penurunan pangsa pasar Windows sebesar 0,5 persen dari tahun 2012, namun capaian angka 91,51 persen ini jelas masih menunjukkan bagaimana kokohnya Windows di persaingan OS di perangkat komputer.
Keberhasilan Windows ini juga didukung besarnya pangsa pasar dua OS andalan mereka yaitu Windows 7 yang berhasil mendapatkan market share sebesar 44,7 persen dan Windows XP 37,17 persen.
Untuk OS terbaru Windows sendiri, yaitu Windows 8 berhasil memperoleh market share sebesar 5,1 persen, disusul Windows Vista dengan perolehan 4,62 persen.
Sedangkan untuk saingan utama Windows yaitu Mac OS, ternyata masih tertinggal jauh dengan memperoleh market share sebesar 6,6 persen saja.
Meskipun berhasil menjadi OS terpopuler saat ini, namun Windows harus tetap waspada dengan penurunan market share mereka ke depannya seiring dengan makin banyaknya pengguna gadget yang beralih dari perangkat komputer menuju ke perangkat tablet ataupun smartphone.
Kabar baik bagi pengguna perangkat berbasis Windows Phone di Indonesia. Microsoft selaku produsen sistem operasi mobile tersebut mengumumkan pengguna perangkat Windows Phone kini dapat bertransaksi langsung di Windows Store dengan mekanisme carrier billing atau potong pulsa. Ini hanya berlaku untuk pelanggan ponsel prabayar.
Dilansir laman Techcrunch, Jumat (28/6/2013), sistem pembayaran melalui media pulsa ponsel di toko aplikasi Windows ini terwujud berkat kerjasama antara Microsoft dan Bango. Bango adalah sebuah perusahaan jasa layanan pembayaran yang berbasis di Inggris.
Menurut General Manager Windows Phone Store, Tod Brix, layanan seperti ini telah terbukti dapat meningkatkan penjualan barang-barang digital baik aplikasi dan game hingga 1000% di negara-negara berkembang. Sebab rata-rata konsumen di negara berkembang seperti Indonesia masih belum memiliki alat pembayaran kartu kredit yang menjadi metode pembayaran utama di sejumlah toko aplikasi, termasuk Windows Store.
"Sistem carrier billing memberi konsumen opsi pembayaran yang nyaman dengan konversi yang secara signifikan lebih besar ketimbang kartu kredit, memberi keuntungan yang luar biasa bagi konsumen dan pengembang Windows Phone 8," jelas Brix.
Dengan skema pembayaran carrier billing, pengguna perangkat Windows Phone di Indonesia bisa langsung menggunakan pulsanya untuk membeli aplikasi ataupun game yang diinginkan di Windows Store.
Sebelum bekerja sama dengan Microsoft, Bango telah berpengalaman mengimplementasi sistem carrier billing dengan sejumlah perusahaan lain di antaranya adalah Facebook, Amazon, Google, BlackBerry dan Mozilla.
"Peluncuran kerjasama sistem carrier billing dengan Windows Phone Store sangat penting dan strategis karena menandai integrasi pertama kami dengan Microsoft dan dilakukan di Indonesia, yaitu negara dengan pasar smartphone terbesar di seantero Asia Tenggara," kata Ray Andersen.
Sementara itu, menurut laman Daily Social, Bango telah menjalin kemitraan dengan sejumlah operator seluler di Indonesia, salah satunya adalah Indosat. Sedangkan untuk Telkomsel dan XL Axiata sebelumnya sudah pernah melakukan kerjasama serupa dengan Bango, namun khusus untuk handset Nokia Lumia.
Dilansir laman Techcrunch, Jumat (28/6/2013), sistem pembayaran melalui media pulsa ponsel di toko aplikasi Windows ini terwujud berkat kerjasama antara Microsoft dan Bango. Bango adalah sebuah perusahaan jasa layanan pembayaran yang berbasis di Inggris.
Menurut General Manager Windows Phone Store, Tod Brix, layanan seperti ini telah terbukti dapat meningkatkan penjualan barang-barang digital baik aplikasi dan game hingga 1000% di negara-negara berkembang. Sebab rata-rata konsumen di negara berkembang seperti Indonesia masih belum memiliki alat pembayaran kartu kredit yang menjadi metode pembayaran utama di sejumlah toko aplikasi, termasuk Windows Store.
"Sistem carrier billing memberi konsumen opsi pembayaran yang nyaman dengan konversi yang secara signifikan lebih besar ketimbang kartu kredit, memberi keuntungan yang luar biasa bagi konsumen dan pengembang Windows Phone 8," jelas Brix.
Dengan skema pembayaran carrier billing, pengguna perangkat Windows Phone di Indonesia bisa langsung menggunakan pulsanya untuk membeli aplikasi ataupun game yang diinginkan di Windows Store.
Sebelum bekerja sama dengan Microsoft, Bango telah berpengalaman mengimplementasi sistem carrier billing dengan sejumlah perusahaan lain di antaranya adalah Facebook, Amazon, Google, BlackBerry dan Mozilla.
"Peluncuran kerjasama sistem carrier billing dengan Windows Phone Store sangat penting dan strategis karena menandai integrasi pertama kami dengan Microsoft dan dilakukan di Indonesia, yaitu negara dengan pasar smartphone terbesar di seantero Asia Tenggara," kata Ray Andersen.
Sementara itu, menurut laman Daily Social, Bango telah menjalin kemitraan dengan sejumlah operator seluler di Indonesia, salah satunya adalah Indosat. Sedangkan untuk Telkomsel dan XL Axiata sebelumnya sudah pernah melakukan kerjasama serupa dengan Bango, namun khusus untuk handset Nokia Lumia.
Ada kabar baru bahwa Microsoft sedang mempersiapkan operating system penerus Windows Phone 8 bernama Windows Phone 9.
Selama ini rumor yang beredar adalah Microsoft sedang mempersiapkan operating system baru untuk PC dan mobile. Memang belum jelas sampai sekarang namun kabar yang beredar, OS tersebut akan dinamakan Windows 8.1 dan ada pula yang menyebut Windows Blue PC edition dan mobile edition.
Khusus untuk mobile, rumor baru kembali mencuat. Dikutip dari Tech Radar (20/06), Microsoft sedang dalam proses pengerjaan satu operating system lanjutan Windows Phone 8 dengan nama Windows Phone 9.
Bahkan, Windows Phone 9 ini akan hadir sekitar Natal tahun ini serta Microsoft akan segera 'membunuh' Windows Phone 8 sekitar bulan September 2014 mendatang.
Seperti halnya ketika rumor Windows Blue mencuat, kabar mengenai Windows Phone 9 ini muncul ke permukaan ketika salah seorang karyawan di Microsoft menambahkan informasi di profil LinkedIn mereka. Namun, sesaat rumor Windows Phone 9 menyeruak, informasi di profil LinkedIn salah satu personel Microsoft itu dihapus dengan segera.
Selama ini rumor yang beredar adalah Microsoft sedang mempersiapkan operating system baru untuk PC dan mobile. Memang belum jelas sampai sekarang namun kabar yang beredar, OS tersebut akan dinamakan Windows 8.1 dan ada pula yang menyebut Windows Blue PC edition dan mobile edition.
Khusus untuk mobile, rumor baru kembali mencuat. Dikutip dari Tech Radar (20/06), Microsoft sedang dalam proses pengerjaan satu operating system lanjutan Windows Phone 8 dengan nama Windows Phone 9.
Bahkan, Windows Phone 9 ini akan hadir sekitar Natal tahun ini serta Microsoft akan segera 'membunuh' Windows Phone 8 sekitar bulan September 2014 mendatang.
Seperti halnya ketika rumor Windows Blue mencuat, kabar mengenai Windows Phone 9 ini muncul ke permukaan ketika salah seorang karyawan di Microsoft menambahkan informasi di profil LinkedIn mereka. Namun, sesaat rumor Windows Phone 9 menyeruak, informasi di profil LinkedIn salah satu personel Microsoft itu dihapus dengan segera.
Dalam penjelasan di profil LinkedIn tersebut menyebutkan bahwa Microsoft
sedang menguji coba Windows Phone 9 di dalam perangkat besutan Nokia,
HTC dan Qualcomm. Benar atau tidaknya, pihak Microsoft masih tetap
bungkam dan tak mau beberkan produk baru apa yang bakal mereka
munculkan.
Saat ini meski menunjukkan tren positif di pasar, namun Microsoft masih memiliki masalah kualitas dan kuantitas aplikasi di Windows Phone 8. Windows Phone kini sudah memiliki sekitar 150 ribu aplikasi, namun sampai sekarang, beberapa aplikasi populer yang telah muncul di platform lain seperti Android dan iOS, misalnya Instagram dan Path belum muncul di Windows Phone.
Tentu saja Microsoft terus berusaha menarik beberapa aplikasi populer ke platform mobile mereka. Pekan ini, dua rumor muncul, mengklaim bahwa Microsoft mungkin membayar sejumlah besar uang untuk menarik beberapa developer memproduksi aplikasi untuk WP8.
Laporan ini datang dari BusinessWeek dan Business Insider. Dari dua sumber berbeda, keduanya mengklaim bahwa Microsoft menawarkan uang masing-masing sejumlah 100 ribu dolar (Rp. 987 juta) bagi beberapa perusahaan untuk membawa aplikasi mereka ke WP8. Tidak ada detil apapun dari kedua sumber, apalagi nama perusahaan atau aplikasi mana yang dapat uang dalam jumlah tersebut.
Jika hal ini benar, sisi positifnya berarti pengguna WP tidak perlu khawatir, sebab Microsoft bersedia pasang badan untuk mendapatkan aplikasi populer di platform mobile mereka.
Tentu saja Microsoft terus berusaha menarik beberapa aplikasi populer ke platform mobile mereka. Pekan ini, dua rumor muncul, mengklaim bahwa Microsoft mungkin membayar sejumlah besar uang untuk menarik beberapa developer memproduksi aplikasi untuk WP8.
Laporan ini datang dari BusinessWeek dan Business Insider. Dari dua sumber berbeda, keduanya mengklaim bahwa Microsoft menawarkan uang masing-masing sejumlah 100 ribu dolar (Rp. 987 juta) bagi beberapa perusahaan untuk membawa aplikasi mereka ke WP8. Tidak ada detil apapun dari kedua sumber, apalagi nama perusahaan atau aplikasi mana yang dapat uang dalam jumlah tersebut.
Jika hal ini benar, sisi positifnya berarti pengguna WP tidak perlu khawatir, sebab Microsoft bersedia pasang badan untuk mendapatkan aplikasi populer di platform mobile mereka.
Microsoft yang dikabarkan segera meluncurkan update Windows 8 berupa
Windows 8.1 ternyata dikabarkan juga menyiapkan major update generasi
kedua.
Major update kedua ini nantinya akan disebut Windows Green atau Windows 8.2 yang bertujuan untuk menjadi update terusan dari Windows 8.1.
Seperti dikabarkan Softpedia (12/6), sebuah konsep Windows 8.2 dengan mengusung user interface baru telah tersebar di dunia maya. Konsep Windows 8.2 ini sendiri merupakan buatan desainer dari Studio384.
Berdasarkan lansiran tersebut, update bernama Windows Green ini nantinya juga membawa beberapa perubahan besar dari Windows 8 ataupun 8.1.
Para desainer fokus untuk mengubah tampilan Metro UI dan juga menambahkan sebuah fitur baru yang dinamakan notification center. Fitur notification center ini terinspirasi dari fitur serupa di gadget smartphone.
Nantinya notification center ini akan memberitahukan semua informasi yang terkait dengan Windows 8.2 baik berupa update, email, ataupun messages.
Untuk tampilan dekstopnya sendiri, konsep Windows 8.2 ini membawa menu tombol Window Control yang lebih sederhana dan juga perubahan lain yang membuat ciri Metro UI semakin keluar.
Major update kedua ini nantinya akan disebut Windows Green atau Windows 8.2 yang bertujuan untuk menjadi update terusan dari Windows 8.1.
Seperti dikabarkan Softpedia (12/6), sebuah konsep Windows 8.2 dengan mengusung user interface baru telah tersebar di dunia maya. Konsep Windows 8.2 ini sendiri merupakan buatan desainer dari Studio384.
Berdasarkan lansiran tersebut, update bernama Windows Green ini nantinya juga membawa beberapa perubahan besar dari Windows 8 ataupun 8.1.
Para desainer fokus untuk mengubah tampilan Metro UI dan juga menambahkan sebuah fitur baru yang dinamakan notification center. Fitur notification center ini terinspirasi dari fitur serupa di gadget smartphone.
Nantinya notification center ini akan memberitahukan semua informasi yang terkait dengan Windows 8.2 baik berupa update, email, ataupun messages.
Untuk tampilan dekstopnya sendiri, konsep Windows 8.2 ini membawa menu tombol Window Control yang lebih sederhana dan juga perubahan lain yang membuat ciri Metro UI semakin keluar.
Baru-baru ini sebuah survei yang dilakukan oleh Adduplex menyatakan
bahwa Windows Phone 8 ternyata masih kalah populer ketimbang
pendahulunya, Windows Phone 7.
Berdasarkan hasil survei dari Adduplex, yang dilansir Phone Arena (10/6), popularitas Windows Phone saat ini masih kalah jika dibandingkan Windows Phone 7 sebagai pendahulunya.
Dari data hasil survei tersebut, Windows Phone 7 dan 8 hanya berselisih sedikit dalam hal popularitas. Diketahui, Windows Phone 7 memperoleh 50,6 persen, sedangkan Windows Phone 8 tertinggal dengan perolehan 49,4 persen.
Hasil ini didapat dari survei yang dilakukan pada tanggal 3 Mei 2013 lalu. Akan tetapi hasil tersebut kemungkinan bisa berubah dalam bulan ini, mengingat Windows Phone telah dikatakan sukses di Finlandia beberapa waktu lalu.
Berdasarkan hasil survei dari Adduplex, yang dilansir Phone Arena (10/6), popularitas Windows Phone saat ini masih kalah jika dibandingkan Windows Phone 7 sebagai pendahulunya.
Dari data hasil survei tersebut, Windows Phone 7 dan 8 hanya berselisih sedikit dalam hal popularitas. Diketahui, Windows Phone 7 memperoleh 50,6 persen, sedangkan Windows Phone 8 tertinggal dengan perolehan 49,4 persen.
Hasil ini didapat dari survei yang dilakukan pada tanggal 3 Mei 2013 lalu. Akan tetapi hasil tersebut kemungkinan bisa berubah dalam bulan ini, mengingat Windows Phone telah dikatakan sukses di Finlandia beberapa waktu lalu.
Bosan dengan tampilan dekstop dengan wallpaper yang sama setiap hari? Koleksi wallpaper terbaru untuk Windows 7 dan Windows 8 ini boleh untuk dikoleksi.
Dilansir dari Softpedia (4/6), Microsoft telah meluncurkan koleksi tema terbaru bagi pengguna Windows 7 dan Windows 8 baik komputer maupun tablet. Tema ini berjudul Fantastic Flower yang dilengkapi dengan 13 gambar bunga cantik sebagai wallpaper.
Dijelaskan melalui situs resmi Microsoft bahwa foto bunga-bunga cantik dalam tema baru ini adalah hasil jepretan fotografer Chris Chung. Diharapkan tema Fantastic Flower ini dapat mempercantik tampilan dekstop dan memberi semangat kepada penggunanya.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan tema-tema baru dengan foto-foto yang menarik. Salah satunya adalah tema berjudul Mushrooms yang didukung dengan 10 foto jamur unik dan cantik namun tetap misterius.
Untuk memasang dekstop background ini cukup mudah, hanya perlu double-click dan tema baru akan segera terpasang. Tema terbaru dari Microsoft ini dapat diunduh secara gratis melalui link berikut ini.
Dilansir dari Softpedia (4/6), Microsoft telah meluncurkan koleksi tema terbaru bagi pengguna Windows 7 dan Windows 8 baik komputer maupun tablet. Tema ini berjudul Fantastic Flower yang dilengkapi dengan 13 gambar bunga cantik sebagai wallpaper.
Dijelaskan melalui situs resmi Microsoft bahwa foto bunga-bunga cantik dalam tema baru ini adalah hasil jepretan fotografer Chris Chung. Diharapkan tema Fantastic Flower ini dapat mempercantik tampilan dekstop dan memberi semangat kepada penggunanya.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan tema-tema baru dengan foto-foto yang menarik. Salah satunya adalah tema berjudul Mushrooms yang didukung dengan 10 foto jamur unik dan cantik namun tetap misterius.
Untuk memasang dekstop background ini cukup mudah, hanya perlu double-click dan tema baru akan segera terpasang. Tema terbaru dari Microsoft ini dapat diunduh secara gratis melalui link berikut ini.
Guna terus menjaga siklus hidup Windows RT di tablet, Microsoft akhirnya mengambil langkah berani. Perusahaan yang berbasis di Redmond ini memangkas harga lisensi OS tersebut agar mampu menekan harga jual tablet yang menggunakannya.
Seperti dilansir oleh Bloomberg (3/6), hal ini dilakukan guna mengubah dan mencoba menarik lebih banyak lagi vendor untuk menggunakan software dari Microsoft ini. Diyakini, dengan memangkas harga, maka akan lebih banyak lagi perangkat tablet dengan harga lebih terjangkau.
Seperti diketahui, saat ini sendiri pasar tablet masih dikuasai oleh iPad yang menggunakan seluruh software dan piranti keras dari Apple. Sementara itu, di posisi kedua masih diisi perangkat dari Android yang membeludak jumlahnya.
Microsoft dan Windows RT pun seakan tak kebagian pasar meskipun mereka memiliki konsep yang jelas dengan OS ini. Sering dikatakan bahwa Windows RT memang disiapkan untuk melayani transformasi besar-besaran dari perangkat stasioner seperti PC ke perangkat mobile seperti tablet.
Seperti dilansir oleh Bloomberg (3/6), hal ini dilakukan guna mengubah dan mencoba menarik lebih banyak lagi vendor untuk menggunakan software dari Microsoft ini. Diyakini, dengan memangkas harga, maka akan lebih banyak lagi perangkat tablet dengan harga lebih terjangkau.
Seperti diketahui, saat ini sendiri pasar tablet masih dikuasai oleh iPad yang menggunakan seluruh software dan piranti keras dari Apple. Sementara itu, di posisi kedua masih diisi perangkat dari Android yang membeludak jumlahnya.
Microsoft dan Windows RT pun seakan tak kebagian pasar meskipun mereka memiliki konsep yang jelas dengan OS ini. Sering dikatakan bahwa Windows RT memang disiapkan untuk melayani transformasi besar-besaran dari perangkat stasioner seperti PC ke perangkat mobile seperti tablet.
Sistem operasi mobile Google, Android, tak hanya menjadi ancaman OS mobile lain, seperti iOS dan Windows Phone. Android juga mengancam produk-produk komputer personal Microsoft Windows. Karena Android bisa menjadi alternatif sistem operasi komputer hybrid.
Ancaman itu dibuktikan setelah tablet hybrid Hewlett-Packard (HP) SlateBook x2 dengan sistem operasi Android 4.2.2 (Jelly Bean) diluncurkan bersama HP Split x2 dengan OS Windows 8.
HP SlateBook x2 mempunyai layar sentuh 10,1 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel dan mengusung prosesor quad-core NVidia Tegra 4.
Oleh pembuatnya, dikatakan, "Ditenagai Android, sistem operasi paling tangguh di dunia... 100 persen tablet, 100 persen notebook, 100 persen Android..."
Perangkat hybrid yang akan hadir Agustus 2013 itu mempunyai dua baterai, satu di tablet dan satu di panel ketik atau dock, dan dijual seharga 479,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 4,7 juta.
Produsen Hewlett-Packard lebih populer dengan perangkat komputer personal bersistem operasi Microsoft Windows dibanding produsen ponsel pintar ataupun tablet.
Kehadiran tablet hybrid Android itu semakin mengukuhkan Android dan OS Google lain, Chrome, sebagai pengganti Windows bagi HP terutama setelah perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat, itu meluncurkan Chromebook dan tablet Android Slate 7 pada Februari.
Brooke Crothers dari CNET melaporkan komputer Android akan semakin melimpah karena sejumlah produsen komputer lain seperti Asus dan Acer juga semakin bergantung terhadap Android.
Asus telah meluncurkan tablet Nexus 7, Transformer Pad, dan FonePad. Sedangkan Acer mempunyai tablet Iconia A1.


















